Home » All posts
Jurnal Sistem Informasi , Penerbit Maranatha University Press
Diposting oleh Derri on Jumat, 23 Oktober 2015
Grafik Komputer dan Pengolahan Citra
Diposting oleh Derri
Kali ini
saya membuat Garis Vertikal, Diagonal, dan Horizontal menggunakan NetBeans
dimana di dalamnnya di haruskan ada sebuah Opengl atau dapat disebut dengan
Library, selanjutnya dapat kita lihat seperti gambar di bawah ini.
1.
Setelah
kita masuk ke dalam NetBeans lalu kita klik file New projeg maka akan
menghasilkan seperti ini,
2.
Selanjutnya
kita pilih menu tools dan kita pilih
library
3.
Dan
langkah selanjutnya kita masukan Openglnya dari yg sudah kita dapatkan atau
download seperti di bawah ini.
4.
Setelah
semua di lakukan kita akan menemukan atau sampai di Menu yg sudah di buat akan
seperti di bawah ini.
Di
dalamnya terdapat codingan Menu utamannya , apabila kita mau memnuat Garis
Vertika , Horizontal maupun Diagonal kita dapat menggunakan codingan seperti di
bawah ini yg sudah di masukan opengl di dalamnnya, bias kita lihat di bawah
ini.
Sudah kita
lakukan semua barulah kita RUN , atau jalankan programnnya sesuai apa yang kita
inginnkan maka outputnya seperti gambar di bawah ini.
5.
Ini
hasil dari Tampilan Menunya.
setelah keluar seperti gambar diatas
kita coba ketik menu nomer 1 yaitu membuat garis Diagonal maka akan keluar
seperti gambar di bawah ini untuk memasukkan titik awal yang di minta.
maka hasil outputnya seperti gambar
dibawah ini.
Titik awal
x : 30
Titik awal
y : 20
Dan
panjang Garisnya dalam pixel : 400 agar lebih Enak di lihat
VERTIKAL
lalu ketika menginputkan angka 2
maka akan menggambarkan garis Vertikal.
maka hasilnya akan seperti gambar di
bawah ini
Titik awal x : 20
Titik awal
y : 10
Dan
panjang Garisnya dalam pixel : 400
HORIZONTAL
lalu ketika menginputkan angka 3
maka akan menggambarkan garis horizontal.
maka hasilnya akan seperti gambar di
bawah ini.
Titik awal
x : 30
Titik awal
y : 20
Dan
panjang Garisnya dalam pixel : 400
Bahasa indonesia
Diposting oleh Derri on Jumat, 25 September 2015
Bahasa Indonesia sebagai Bagian dari Sistem Informasi
Menurut buku KOMPOSISI milik Prof. DR. Gorys Keraf, “Bahasa adalah alat komunikasi antar
anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.”
Beliau juga mengatakan bahwa dengan adanya bahasa sebagai alat komunikasi, maka
semua yang berada di sekitar manusia berupa peristiwa-peristiwa,
binatang-binatang, tumbuh-tumbuhan, hasil cipta karya manusia, dan lain
sebagainya, mendapat tanggapan dalam pikiran manusia, disusun dan diungkapkan
kembali kepada orang-orang lain sebagai bahan komunikasi.
Dalam
buku KOMPOSISI, Prof. DR. Gorys Keraf juga mengungkapkan bahwa terdapat empat
dasar dan motif pertumbuhan bahasa, yaitu: (a) untuk menyatakan ekspresi diri;
(b) sebagai alat komunikasi; (c) sebagai alat untuk mengadakan integrasi dan
adaptasi sosial; dan (d) sebagai alat untuk mengadakan kontrol sosial.
Maka,
dari penjelasan-penjelasan di atas saya menyimpulkan bahwa bahasa adalah tiang komunikasi berupa simbol bunyi yang digunakan
orang kepada orang-orang lainnya (masyarakat) dalam kehidupan sehari-hari,
bahkan kita dapat melihat di kehidupan sehari-hari dari mulai bangun tidur
sampai tertidur lagi Manusia menggunakan Bahasa dan sistem informasi seperti:
Gadged, aplikasi–aplikasi path, instagram, facebook, twitter, bahkan Email, itu
semua digunakan oleh manusia untuk berbagi komunikasi menggunakan bahasa
Indonesia di lingkungan sosial media yang mendukung terjadinya interaksi
sosial. Dengan demikian, bahasa indonesia memiliki peranan yang sangat penting
karena merupakan alat komunikasi yang dapat memudahkan berbagi rasa, sedih
maupun senang, bahkan bahagia sekalipun.
FUNGSI
BAHASA INDONESIA
Menyinggung
persoalan bahasa indonesia sebagai alat komunikasi antar masyarakat, Maka saya
Menyimpulkan bahwasannya Indonesia adalah Negara yang kaya akan pulau, terdapat
kurang lebih 17.508 pulau yang tersebar di seluruh Indonesia dari Sabang sampai
Merauke, dengan berbagai macam bahasa sebagai sumber kekayaan lain yang
dimiliki Indonesia. Adapun salah satu bahasa nasional yang menjadi simbol
kekuatan Indonesia di kanca Internasional ialah Bahasa Indonesia, dan bahasa indonesiapun sudah banyak di pakai
oleh Turis-turis maupun WNA yang tinggal di Indonesia bahkan ada yang bangga
dan senang dengan Luasnya pemandangan, keindahan dan kekayaan alam yang amat
banyak di miliki Indonesia, semua itu membuat para WNA yang datang ke Indonesia
ingin menetap dan tinggal Indonesia.
Menurut Salah satu dosen Universitas Pendidikan
Indonesia (UPI), Dra. Nuny Sulistiany Idris M.Pd memberikan materi kuliah pada
kelasnya mengenai berbagai macam fungsi Bahasa Indonesia. Adapun beliau
menjelaskan terdapat empat fungsi Bahasa Indonesia, yaitu:
(a) lambang kebanggaan nasional;
(b) lambang identitas nasional;
(c) alat pemersatu seluruh Bangsa Indonesia;
(d) alat penghubung antar daerah dan antar budaya.
Menurut http://harviana154.blogspot.co.id
Fungsi Bahasa Indosesia secara umum fungsinnya sama yaitu untuk berkomunikasi
satu dengan yang lain baik secara lisan maupun tulisan da nada tambahan untuk
bahasa Indonesia sebagai berikut:
(a)
Pemersatu
pemersatu disini adalah bahasa untuk mempersatu Indonesia.
pemersatu disini adalah bahasa untuk mempersatu Indonesia.
(b)
Jati Diri
jati
diri sendiri berarti menunjukan bahwa Indonesia memiliki Bahasa 1 sebagai jati
Negarannya sendiri.
(a)
Bahasa Baku
Bahasa
baku (bahasa standar) yang merupakan bahasa yang di gunakan dalam pertemuan
pertemuan yang sangat resmi.
PERKEMBANGAN
BAHASA INDONESIA DAN IPTEK
Bahasa Indonesia dalam IPTEK
Dalam ilmu pengatahuan dan teknologi, bahasa berfungsi sebagai “wahana untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan sekecil-kecilnya.”
Dalam ilmu pengatahuan dan teknologi, bahasa berfungsi sebagai “wahana untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan sekecil-kecilnya.”
Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
(IPTEK) khususnya dalam dunia Sistem Informasi fungsi dan peranan bahasa tak
lain adalah juga merupakan simbol komunikasi yang berbentuk huruf, angka,
asterik (pagar, bintang, at, underscore,
garis miring, titik koma, dll) maupun gambar.
Sistem
Informasi terdiri dari dua kata, yaitu sistem
dan informasi. Menurut Jerry
FifthGerald, sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang
saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau
menyelesaikan suatu sasaran-sasaran tertentu. Sementara Informasi adalah data
yang telah diproses yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta,
suatu nilai yang bermanfaat, jadi terdapat suatu proses transformasi data
menjadi suatu informasi: input – process
– output.
Adapun
saya menyimpulkan bahwa sistem informasi dan IPTEK (Ilmu Teknologi Informasi)
adalah alat, sarana, dan prasarana yang sifatnya modern sehingga sangat baik
digunakan di zaman yang juga semakin pesat perkembangan teknologinya. Manfaat
dari hebatnya sistem informasi dengan teknologi yang semakin modern dapat
dirasakan oleh kalangan usia manapun, mulai dari kanak-kanak, remaja, bahkan
dewasa.
DAFTAR
PUSTAKA
Sumber Referensi:
Keraf,
Gorys. Cetakan X: 1993. Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Penerbit:
Nusa Indah. Nusa Tenggara Timur
Jogiyanto,
H.M. 2005. Sistem Teknologi Informasi. Yogyakarta
Dra.
Nuny Sulistiany Idris, M.pd./FPBS UPI
http://www.wikipedia.org
https://badriyadi.wordpress.com/artikel-bahasa/bahasa-dan-iptek/
http://harviana154.blogspot.co.id
Chomsky,
N. 1986. Knowledge of Laguage: Its Native, Origin and Used. New York: Preager.
Hadiwijojo,
M. 1980. Perkembangan Penggunaan BI dalam Ilmu dan Teknik, Majalah Bahasa dan
Sastra, Tahun VI, Nomor 6. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Jakarta.
Kartomiharjo,
Suesono. 1988. Bahasa Cermin Kehidupan Masyarakat. P2LPTK. Departemen Pendidikan
dan Kebudayaan: Jakarta.
Pendapatan Nasional
Diposting oleh Derri on Kamis, 28 Mei 2015
Makalah
Di tulis untuk memenuhi Tugas
Kuliah
Oleh
DERRI PERMANA
12113197
2KA32
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS GUNADARMA
JAKARTA
2015
PENGERTIAN
DAN KONSEP PENDAPATAN
Pendapatan adalah imbalan dari penyerahan barang atau jasa yang disebut juga dengan penjualan”. Dari pengertian diatas, pendapatan terdiri dari beberapa komponen yaitu pendapatan operasional dan non operasional.
-Pendapatan operasional adalah semua pendapatan yang merupakan hasil langsung dari kegiatan usaha bank yang benar-benar diterima.
-Pendapatan non opersional adalah pendapatan yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha bank, misalnya penyewaan gedung.
Pengertian
Pendapatan Nasional
Coba kalian amati pembangunan didaerah kalian atau
di Indonesia. Seperti pembangunan fasilitas publik, contohnya pembangunan jalan
raya, jembatan, sekolah, dan lain-lain. Kegiatan pembangunan tersebut
memerlukan dana yang tidak sedikit. Dari manakah dana yang digunakan untuk
membiayai pembangunan tersebut ? Pembangunan yang dilakukan pemerintah didanai
dari pendapatan negara/nasional salah satunya pajak (sumber pendapatan
terbesar).
Pendapatan nasional secara sederhana dapat diartikan
sebagai jumlah pendapatan masyarakat suatu negara dalam periode tertentu (biasanya
satu tahun).
Masyarakat pelaku kegiatan ekonomi akan terus
berusaha memperoleh pendapatan untuk memenuhi semua kebutuhan sehingga
menjadikan masyarakat makmur. Jika seluruh pendapatan atau pengeluaran yang
dilakukan pelaku ekonomi di dalam suatu negara dijumlahkan maka akan
terbentuklah pendapatan nasional. Besarnya pendapatan nasional ditentukan oleh
jumlah produk yang dihasilakan oleh para pelaku ekonominya.
Metode
Penghitungan Pendapatan Nasional
metode yang dapat dipergunakan dalam penghitungan
pendapatan nasional, yaitu :
: 1. PENDEKATAN PENDAPATAN Metode pendapatan
memandang nilai output perekonomian sebagai nilai total balas jasa atas faktor
produksi yang digunakan dalam proses produksi. Kemampuan entrepreneur ialah
kemampuan dan keberanian mengombinasikan tenaga kerja, barang modal, dan uang
untuk menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Balas jasa untuk
tenaga kerja adalah upah atau gaji. Untuk barang modal adalah pendapatan sewa.
Untuk pemilik uang/aset finansial adalah pendapatan bunga. Sedangkan untuk
pengusaha adalah keuntungan. Total balas jasa atas seluruh faktor produksi
disebut Pendapatan Nasional (PN). Y = R + W + I + P Ket : Y = pendapatan
nasional R = rent = sewa W = wage = upah/gaji I = interest = bunga modal P = profit
= laba 2. PENDEKATAN PENGELUARAN Menurut metode pengeluaran, nilai PDB
merupakan nilai total dalam perekonomian selama periode tertentu. Menurut
metode ini ada beberapa jenis agregat dalam suatu perekonomian: 1) Konsumsi
Rumah Tangga (Household Consumption) Pengeluaran sektor rumah tangga dipakai
untuk konsumsi akhir, baik barang dan jasa yang habis dalam tempo setahun atau
kurang (durable goods) maupun barang yang dapat dipakai lebih dari
setahun/barang tahan lama (non-durable goods). 2) Konsumsi Pemerintah
(Government Consumption) Yang masuk dalam perhitungan konsumsi pemerintah
adalah pengeluaran-pengeluaran pemerintah yang digunakan untuk membeli
barang dan jasa akhir (government expenditure). Sedangkan
pengeluaran-pengeluaran untuk tunjangan-tunjangan sosial tidak masuk dalam
perhitungan konsumsi pemerintah.
2. Pendekatan
Penerimaan
Pendekatan penerimaan (PN/NI) merupakan pendekatan yang mengarah pada penerimaan atas penggunaan factor-faktor produksi. Pendekatan ini dapat dirumuskan : Y= r+w+i+p Keterangan : Y = Yield r = rent w = wage i = interest p = profit
Konsep
Pendapatan Nasional
1. 1. Produk Domestik Bruto
(PDB)/Gross Domestic Product (GDP)
Produk Domestik Bruto (PDB) atau dalam bahasa
inggris disebut Gross Domestic Product adalah nilai barang dan jasa
dalam suatu negara yang diproduksi oleh faktor- faktor produksi milik warga
negara, negara tersebut dan warga negara asing yang tinggal di negara tersebut
dalam periode waktu tertentu (biasanya satu tahun).
GDP merupakan nilai barang dan jasa akhir yang
dihasilkan, penjumlahan nilai tambah, dan penjumlahan
pendapatan di dalam perekonomian selama periode waktu tertentu.
GDP juga merupakan penjumlahan nilai konsumsi (C),
investasi (I), pembelian barang & jasa oleh pemerintah (G) dan ekspor neto
atau nilai ekspor setelah dikurangi nilai impor (X-M).
Peningkatan/pertumbuhan GDP akan meningkatkan pula
pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan GDP, dapat pengaruhi oleh :
1. Perubahan ketersediaan sumber daya
2.Peningkatan produktifitas
GDP dapat diukur dalam 2(dua) cara, yaitu sebagai:
1. Total nilai dari aliran
produk akhir
2. Total biaya atau
penghasilan input yang digunakan untuk memproduksi output
Karena profit/Laba merupakan konsep
residu/sisa, maka kedua cara tersebut menghasilkan total GDP yang sama.
1. 2. Produk Domestik
Regional Bruto (PDRB)/ Gross Domestic Regional Product (GDRP)
PDRB adalah jumlah keseluruhan dari nilai bruto yang
berhasil diciptakan oleh seluruh kegiatan ekonomi yang berada pada suatu
wilayah selama periode tertentu. Misalnya PDRB DKI Jakarta, PDRB Jawa Barat,
dan PDRB Aceh.
1. 3. Produk Nasional Bruto
(PNB)/Gross National Product (GNP)
Produk Nasional Bruto (PNB) atau yang dalam bahasa
inggris Gross National Product (GNP) adalah nilai barang-barang dan
jasa-jasa yang dihitung dalam pendapatan nasional hanya barang- barang dan
jasa-jasa yang diproduksi atau dihasilkan oleh faktor-faktor produksi yang
dihasilkan warga negara sendiri baik yang berada di dalam negeri maupun yang
berada di luar negeri selama suatu periode (biasanya satu tahun).
Berdasarkan pengertian PNB tersebut, ada tiga hal
penting yang perlu diketahui oleh kalian yaitu :
ü Produksi Nasional Bruto hanya mencangkup
barang-barang akhir (final good) dan atau nilai tambah (value added). Adapun
barang antara dan barang setengah jadi (intermediate semifinished goods) tidak
dimasukan dalam komponen PNB. Hal ini karena untuk menghindari terjadinya
perhitungan ganda terhadap suatu produk.
ü PNB hanya menghitung atau memasukkan nilai dari
barang-barang yang merupakan hasil produksi pada tahun berjalan (dalam suatu
periode dilakukannya perhitungan).
ü Barang dan jasa atau PNB yang dihasilkan tersebut
dinilai menurut harga pasar yang berlaku.
|
Dengan demikian, GNP dapat dirumuskan sebagai
berikut :
* Produk Neto terhadap Luar negeri merupakan selisih
dari pendapatan atas hasil produksi warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja
di luar negeri dengan pendapatan atas hasil produksi warga negara asing (WNA)
yang bekerja di Indonesia.
1. 1. Produk Nasional Neto
(PNN)/Net National Product (NNP)
Produk Nasional Neto (PNN) atau Net National
Product (NNP) adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat
selama satu periode (biasanya satu tahun) yang telah dikurangi penyusutan
(depresiasi). Jumlah PNN sama dengan jumlah pendapatan rumah tangga konsumsi
sebagai imbalan atas penyerahan faktor-faktor produksi.
Dengan demikian NNP dirumuskan sebagai berikut :
|
Jika ada subsidi atas barang/jasa yang dihasilkan
maka rumus perhitungan NNP adalah sebagai berikut :
|
* – Penyusutan merupakan penurunan nilai harga
barang/jasa. Contoh : Harga dari Buah Jeruk yang baru dipetik (buah segar) Rp
10.000/kg namun setelah beberapa waktu harganya jadi turun menjadi Rp 8.000/kg
karena hampir mau busuk. Contoh tersebut merupakan penyusutan atau penurunan
nilai barang dikarenakan kondisi yang sudah berbeda.
- Subsidi merupakan bantuan dari suatu pihak
(contoh: pemerintah) untuk membantu mengurangi beban atas pihak tertentu.
Contohnya pemerintah memberikan subsidi BBM supaya harga BBM yang terlalu
tinggi diberikan ditanggulangi beban harganya oleh pemerintah supaya harga yang
dikenakan oleh masyarakat tidak terlalu tinggi.
1. 2. Pendapatan Nasional
Bersih/Net Nasional Income (NNI)
Pendapatan Nasional Bersih/Net National
Income adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyrakat dalam
suatu periode (biasanya satu tahun) setelah dikurangi pajak tidak langsung.
Dengan demikian NNI dirumuskan sebagai berikut :
|
* Pajak Tidak Langsung adalah pajak yang dikenakan
kepada wajib pajak pada saat tertentu/terjadi suatu peristiwa. Pajak tidak
langsung merupakan beban pajak yang dapat digeser kepada wajib pajak yang lain.
Misalnya pajak pertambahan nilai (PPN), Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor
(BBNKB), dan lain-lain.
1. 3. Pendapatan
Perseorangan (PI)/Personal Income (PI)
Pendapatan Perseorangan adalah seluruh penerimaan
yang diterima masyarakat yang benar-benar jatuh ke tangan masyarakat. Tidak
semua NNI diterima oleh masyarakat, karena masih harus dikurangi dengan laba
ditahan, iuran asuransi, iuran jaminan sosial, pajak perseorangan dan ditambah
dengan pembayaran pindahan (transfer payment).
Dengan demikian PI dirumuskan sebagai berikut :
|
:
Keterangan :
ü Transfer Payment adalah adalah
penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini,
melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu, contoh
pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas
pejuang, bunga utang pemerintah, dan sebagainya. Transfer Payment juga merupakanpenambahan
pada perhitungan turunan pendapatan nasional. Penambahan tersebut
karena TransferPayment merupakan pengeluaran pemerintah untuk
membayar jasa yang diberikan oleh pegawai swasta atau karyawan pemerintah
diluar pendapatan gaji. Oleh karena itu, transfer paymentmenambah
pendapatan bagi tenaga kerja atau karyawan instansi pemerintah dan swasta.
ü Untuk mendapatkan jumlah pendapatan perseorangan,
NNI harus dikurangi dengan pajak laba perusahaan (pajak yang dibayar setiap
badan usaha kepada pemerintah), laba yang tidak dibagi/Laba ditahan (sejumlah
laba yang tetap ditahan di dalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu
misalnya keperluan perluasan perusahaan), dan iuran pensiun (iuran yang
dikumpulkan oleh setiap tenaga kerja dan setiap perusahaan dengan maksud untuk
dibayarkan kembali setelah tenaga kerja tersebut tidak lagi bekerja).
1. 4.
Pendapatan Disposible (Disposable Income/DI)
Pendapatan Disposible (DI) adalah
pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi
dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi
investasi. Disposable income ini diperoleh dari personal
income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax)
adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya
harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.
Jadi DI merupakan pendapatan yang benar-benar
menjadi hak penerimanya.
Dengan demikian DI dirumuskan sebagai berikut :
|
* Pajak Langsung adalah pajak yang dikenakan kepada
wajib pajak setelah muncul atau terbit Surat Pemberitahuan/SPT Pajak atau Kohir
yang dikenakan berulang-ulang kali dalam jangka waktu tertentu. Contoh dari
pajak langsung adalah pajak penghasilan (PPh), pajak bumi dan bangunan (PBB),
pajak penerangan jalan, pajak kendaraan bermotor, dan lain sebagainya.
Untuk penjelasan tentang pengertian dan konsep dari
pendapatan nasional, coba kalian perhatikan peta konsep dibawah ini :
Dilihat dari metode perhitungannya seperti Metode Produksi,
Metode Pengeluaran, dan Metode Pendapatan, Pendapatan Nasional diartikan
sebagai jumlah dari seluruh pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan oleh
pelaku ekonomi di dalam suatu Negara dalam periode tertentu (biasanya satu
tahun).
Besar kecilnya pendapatan nasional ditentukan oleh
jumlah produk yang dihasilkan oleh para pelaku ekonominya. Dilihat dari jumlah
barang atau jasa yang dihasilkan, Pendapatan Nasional dikelompokan menjadi :
|
Masalah-masalah dan keterbatasan dalam
perhitungan PDB
Semua negara di dunia menghitung PDB untuk kinerja perekonomiannya. Walaupun begitu , data PDB perlu dilihat secara hati-hati karena ada beberapa hal yang tidak dapat diakomodasikan sehingga tidak dapat menjadi satu-satunya indikator dalam menentukan tingkat kesejahteraan suatu negara .
Masalah PDB.
Permasalahan PDB terletak pada pembandingan tingkat kemakmuran atau kesejahteraan suatu negara dari tahun ke tahun , akan terjadi bias jika kita salah menggunakan perhitungan PDB .
Keterbatasan Perhitungan PDB.
PDB tidak memasukan memasukan transaksi yang terjadi pada “underground economy” (perekonomian bawah tanah). Perekonomian seperti sektor informal atau sektor illegal seperti penjualan narkoba , dan sektor lain yang sulit tercatat oleh negara tidak masuk dalam perhitungan PDB . Ini menyebabkan nilai PDB cenderung dapat undervalued (lebih rendah) dari yang seharusnya . PDB tidak selalu mencerminkan ukuran kesejahteraan sosial suatu negara PDB hanya mngukur berapa banyak output yang diproduksi di suatu negara dan bagaimana sturktur serta perkembangannya antarwaktu . Untuk mengukur kemakmuran suatu negara , PDB merupakan indikator yang cukup baik . Akan tetapi , kesejahteraan suatu negara lebih kompleks dari hanya sekedar pendapatan yang tinggi . Beberapa indikator untuk menunjukan tingkat kesejahteraan adalah tingkat pengangguran , tingkat kematian ibu dan bayi , angka harapan hidup , tingkat buta huruf , dan lain-lain perlu diperhatikan juga . PDB tidak mencerminkan pemerataan pendapatan. Nilai PDB suatu negara tidak dapat menunjukan apakah pendapatan nasional tersebut terbagi secara merata diantara penduduknya atau tidak .
DAFTAR
PUSTAKA
http://aalmarusy.blogspot.com/2011/11/makalah-konsep-konsep-pendapatan.html
http://ekonomi161.blogspot.com/2009/08/3-metode-menghitung-pendapatan-nasional.html
http://keripiku.blogspot.com/2012/04/perhitungan-pendapatan-nasional.html
http://botoykoma.blogspot.com/2011/05/pengertian-dan-konsep-konsep-pendapatan.html
http://ekonomi161.blogspot.com/2009/08/3-metode-menghitung-pendapatan-nasional.html
http://keripiku.blogspot.com/2012/04/perhitungan-pendapatan-nasional.html
http://botoykoma.blogspot.com/2011/05/pengertian-dan-konsep-konsep-pendapatan.html
Label:
Pendapatan Nasional
Jenis - Jenis Pasar
Diposting oleh Derri on Senin, 27 April 2015
Makalah
Di tulis untuk memenuhi Tugas Kuliah
Sofskill
Oleh
DERRI PERMANA
12113197
2KA32
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS GUNADARMA
JAKARTA
2015
1.
PASAR MONOPOLI
Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar yang hanya terdapat
satu perusahaan saja atau bisa disebut suatu pasar yang penjualnya hanya ada
satu dan pembelinya banyak dan menghasilkan barang yang tidak mempunyai
pengganti. Keuntungan yang dinikmati oleh perusahaan monopoli adalah keuntungan
yang melebihi normal dan ini diperoleh karena terdapat hambatan yang sangat
tangguh yang dihadapi perusahaan – perusahaan lain untuk memasuki industri tersebut.
Ciri – ciri pasar monopoli :
-Tidak mempunyai barang pengganti
Barang yang dihasilkan perusahaan monopoli tidak dapat
digantikan oleh barang lain yang ada di pasar. Atau dengan kata lain tidak
terdapat barang mirip (close substitute), contohnya adalah aliran listrik yang
berasal dari PLN tidak dapat digantikan dengan lampu minyak, karena listrik
bukan hanya digunakan untuk menghidupkan lampu saja tetapi juga untuk
menghidupkan televisi, setrika, radio dll
-Tidak dapat kemungkinan untuk masuk ke dalam industri
Maksudnya karena sifatnya monopoli maka pesaing tidak dapat
masuk ke dalam pasar tersebut karena barang yang dihasilkan hanya dimiliki oleh
perusahaan tersebut saja dan selain itu biasanya dibatasi dengan undang –
undang dan bersifat legal.
-Dapat mempengaruhi harga
Karena perusahaan monopoli merupakan satu – satunya penjual
di pasar maka penentuan harga dapat dikuasai sepenuhnya, dengan mengendalikan
ke atas produksi dan jumlah barang yang ditawarkan perusahaan monopoli dapat
menentukan harga pada tingkat yang dikehendaki.
-Promosi iklan kurang diperlukan
Biasanya perusahaan monopoli tidak perlu mempromosikan
barangnya dengan iklan karena pembeli akan membeli barang kepada perusahaan
tersebut karena tidak ada pilihan.
Kelebihan pasar monopoli:
1. Keuntungan penjual cukup tinggi.
2. Untuk produk yang menguasai hajat
hidup orang biasanya
diatur pemerintah.
Kelemahan pasar monopoli:
1. Pembeli tidak ada pilihan lain
untuk membeli barang.
2. Keuntungan hanya terpusat pada
satu perusahaan.
3. Terjadi eksploitasi pembeli.
Ada beberapa cara pencegahan yang
umum dipraktikkan untuk mengatasi efek negatif yang ditimbulkan oleh monopoli,
yaitu:
a.
penarikan pajak;
b.
pengendalian harga;
c.
pemilikan pemerintah untuk barang-barang vital atau yang menguasai hajat hidup
orang banyak;
d.
regulasi dengan membuat undang-undang anti monopoli;
e.
pendirian perusahaan oleh pemerintah.
2. PASAR
OLIGOPOLI
Pasar Oligopoli adalah pasar
yang hanya terdiri atas beberapa perusahaan atau penjual yang menjual produk
homogen (sejenis). Pasar Oligopoli yang terjadi atas dua perusahaan atau dua
penjual saja disebut pasar dupoli.
Ciri-ciri pasar oligopoli sebagai berikut:
- Hanya terjadi beberapa perusahaan.
- Menghasilkan barang homogen dan dan berbeda corak.
- Terdapat hambatan masuk ke dalam pasar sehingga hanya ada sejumlah kecil perusahaan dalam pasar tersebut.
Ciri-ciri pasar oligopoli sebagai berikut:
- Hanya terjadi beberapa perusahaan.
- Menghasilkan barang homogen dan dan berbeda corak.
- Terdapat hambatan masuk ke dalam pasar sehingga hanya ada sejumlah kecil perusahaan dalam pasar tersebut.
- Perusahaan oligopoli perlu melakukan iklan.
Kelebihan pasar oligopoli sebagai berikut:
- Mengingat dalam oligopoli ada kecenderungan adanya persaingan antarprodusen baik dalam harga maupun bukan hal harga, maka jika di antara produsen melakukan persaingan bukan dalam harga (seperti dalam kualitas dan service/ pelayanan) akan ada kecenderungan konsumen untuk mendapatkan mutu produk dan pelayanan secara baik.
- Jika produsen dalam pasar oligopoli melakukan persaingan dalam harga, maka konsumen juga cenderung mendapatkan harga yang stabil atau kalau pun berubah justru cenderung mengalami penurunan.
- Produsen dalam pasar oligopoli umumnya perusahaan besar, sehingga mempunyai dana untuk penelitian dan pengembangan yang cukup.
Sedangkan Kelemahan pasar oligopoli sebagai berikut:
- Dalam pasar oligopoli cenderung terjadi pemborosan penggunaan sumber daya ekonomi, karena produsen tidak beroperasi pada biaya rata-rata (AC) minimum, artinya perusahaan sering beroperasi secra tidak efisien.
Macam – Macam Pasar Oligopoli
a.
Oligopoli
murni adalah menjual barang yang homogen. Biasanya banyak dijumpai dalam
industri yang menghasilkan bahan mentah
atau merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan
barang yang bersifat identik
b. Oligopoli Diferensial adalah menjual barang
berbeda corak. Barang seperti itu umumnya adalah barang akhir atau
merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat
dibedakan.
Contoh yang Berhubungan dengan Pasar Oligopoli
Industrusi transportasi
udara dan TELKOM mewarisi struktur pasar monopoli-oligopoli. Kedua industri ini
sangat padat moral, sehingga di masa lalu negara mengambil inisiatif dengan
memprakarsai lebih dulu melalui pembentukan BUMN. Tetapi lambat laun swasta
mulai masuk ke dalam pasar tersebut sehingga semakin banyak pesaing-pesaing
baru yang terlibat.
3. PASAR
PERSAINGAN SEMPURNA
Definisi Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna (Perfect Competition)
adalah suatu industri dimana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan setiap
penjual maupun pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan di pasar.
Pasar persaingan sempurna merupakan struktur
pasar yang paling ideal, karena dianggap sistem pasar ini adalah struktur
pasar yang akan menjamin terwujudnya kegiatan memproduksi barang atau jasa yang
tinggi (optimal) efisiensinya.
Ciri-ciri Pasar
Persaingan Sempurna :
Ø
- Terdapat banyak sekali penjual (perusahaan) dan pembeli.
- Produk-produk homogen (persis sama).
- Bebas keluar masuk pasr.
- Penjual dan pembeli mengetahui kondisi pasr secara sempurna.
- Faktor-faktor produksi bergerak bebas.
- Tidak ada campur tangan pemerintah.
- Terdapat banyak sekali penjual (perusahaan) dan pembeli.
- Produk-produk homogen (persis sama).
- Bebas keluar masuk pasr.
- Penjual dan pembeli mengetahui kondisi pasr secara sempurna.
- Faktor-faktor produksi bergerak bebas.
- Tidak ada campur tangan pemerintah.
Ø
Kelebihan dan kelemahan Pasar Persaingan Sempurna.
Berikut ini adalah Kelebihan pasar persaingan sempurna:
- Pada pasar persaingan sempruna tidak tampak kegiatan saling menyaingi antarpembeli.
- Penjual tidak mungkin mengadakan persaingan harga dengan maksud merebut pasar, karena harga pasar adalah suatu yang harus diterima masing-masing produsen.
- Barang yang ditawarkan penjual akan laku berapa pun jumlahnya tanpa mengalami penurunan harga.
- Tidak mungkin mengugah bentuk barang untuk membuat pasar karena adanya homogenitas barang.
- Informasi tentang pasar telah diketahui oleh saingan usaha dan usaha untuk menyaingi perusahaan lainnya juga tidak menghasilkan apa-apa, karena jumlah saingan sangat tidak terbatas.
- Konsumen tidak perlu beradu tegang tentang tawar-menawar harga barang karena harga tidak dapat dipengaruhi oleh siapapun.
Selain mempunyai beberapa kebaikan, pasar persaingan sempurna mempunyai beberapa kelemahan sebagai berikut:
- Tidak mendorong inovasi. Di dalam pasar persaingan sempurna teknologi dapat dicontoh dengan mudah oleh perusahaan lain.
- Membatasi pilihan konsumen, karena barang yang dihasilkan perusahaan-perusahaan adalah seratus persen sama, sehingga membuat konsumen mempunyai pilihan yang terbatas untuk menentukan barang yang akan dikonsumsinya.
- Distribusi pendapatan yang tidak merata/ tidak seimbang.
Kelebihan dan kelemahan Pasar Persaingan Sempurna.
Berikut ini adalah Kelebihan pasar persaingan sempurna:
- Pada pasar persaingan sempruna tidak tampak kegiatan saling menyaingi antarpembeli.
- Penjual tidak mungkin mengadakan persaingan harga dengan maksud merebut pasar, karena harga pasar adalah suatu yang harus diterima masing-masing produsen.
- Barang yang ditawarkan penjual akan laku berapa pun jumlahnya tanpa mengalami penurunan harga.
- Tidak mungkin mengugah bentuk barang untuk membuat pasar karena adanya homogenitas barang.
- Informasi tentang pasar telah diketahui oleh saingan usaha dan usaha untuk menyaingi perusahaan lainnya juga tidak menghasilkan apa-apa, karena jumlah saingan sangat tidak terbatas.
- Konsumen tidak perlu beradu tegang tentang tawar-menawar harga barang karena harga tidak dapat dipengaruhi oleh siapapun.
Selain mempunyai beberapa kebaikan, pasar persaingan sempurna mempunyai beberapa kelemahan sebagai berikut:
- Tidak mendorong inovasi. Di dalam pasar persaingan sempurna teknologi dapat dicontoh dengan mudah oleh perusahaan lain.
- Membatasi pilihan konsumen, karena barang yang dihasilkan perusahaan-perusahaan adalah seratus persen sama, sehingga membuat konsumen mempunyai pilihan yang terbatas untuk menentukan barang yang akan dikonsumsinya.
- Distribusi pendapatan yang tidak merata/ tidak seimbang.
Pemaksimuman
Keuntungan jangka panjang dan jangka pendek Pasar Persaingan Sempurna
Ø Keuntungan
Jangka Panjang Di dalam jangka panjang perusahaan-perusahaan tidak mungkin
memperoleh keuntungan yang luar biasa (melebihi normal). Keuntungan luar biasa
akan menarik perusahaan-perusahaan baru untuk masuk ke dalam industri
tersebut.
Dalam keadaan
di mana perusahaan mengalami kerugian adalah merupakan keadaan yang sementara.
Kerugian mendorong beberapa perusahaan untuk mengundurkan diri dari industri tersebut.
Hal tersebut menunjukkan bahwa di dalam jangka panjang
perusahaan- perusahaan dalam persaingan sempurna cenderung untuk
memperoleh keuntungan.
Ø Keuntungan
Jangka Pendek Dalam bagian ini secara
serentak akan ditunjukkan contoh angka tentang biaya produksi,
hasil penjualan dan penentuan keuntungan. Dalam contoh ini akan ditunjukkan (i)
cara menghitung biaya total, biaya rata-rata dan
biaya marginal, (ii) cara menghitung hasil penjualan total,
penjualan rata-rata dan penjualan marginal, dan (iii) menunjukkan
caranya sesuatu
perusahaan menentukan tingkat produksi yang
akan memaksimumkan keuntungan.
DAFTAR PUSTAKA
https://www.academia.edu/7411599/Makalah_pasar_persaingan_sempurna_1
















