Paragraf Dedutif & Induktif

Diposting oleh Derri on Senin, 14 Maret 2016








Paragraf Deduktif :
Penalaran deduktif adalah proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum. Proses penalaran ini disebut Deduksi. Kesimpulan deduktif dibentuk dengan cara deduksi. Yakni dimulai dari hal-hal umum, menuku kepada hal-hal yang khusus atau hal-hal yang lebih rendah proses pembentukan kesimpulan deduktif tersebut dapat dimulai dari suatu dalil atau hukum menuju kepada hal-hal yang kongkrit.

           " (kalimat/ide utama) Vitamin C adalah salah satu jenis vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh karena ia memiliki banyak manfaat . Vitamin C banyak memegang peranan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Dalam sistem kekebalan, Vitamin C bersifat antioksidan yaitu untuk menangkal radikal bebas yang sangat berbahaya bagi tubuh dan bisa menimbulkan kanker. Selain itu, vitamin C juga dapat melawan bakteri dan virus yang menyerang tubuh, sehingga sangat baik bagi orang yang sedang sakit  untuk mendapat asupan tambahan Vitamin C  ini.(kalimat penjelas). "


1.silogisme kategorial
Silogisme yang premis mayornya berupa kategorial dan menjadi predikat, sedangkan premis minornya menjadi subjek.

Contoh:

Semua pegawai yang bekerja di perusahaan Maju jaya memiliki ijazah. sementara itu sandy tidak bekerja dikarenakan tidak memiliki ijazah. oleh karena itu , sandy bukanlah pegawai yang bekerja di perusahaan Maju jaya.


2.Silogisme Hipotesis

  Silogisme Hipotesis adalah jenis silogisme yang terdiri atas premis mayor yang bersifat hipotesis, dan premis minornya bersifat katagorial. 

Contoh :

Bila Manager diturunkan dari jabatannya pada hari ini juga . para Buruh akan bergembira dan sujud syukur. pada akhirnya , Manager diturunkan dari jabatannya pada hari ini juga. maka semua Buruh bergembira dan sujud syukur atas diturunkannya manager dari jabatannya.

3. Silogisme Alternatif

Silogisme alternatif adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Kesimpulannya akan menolak alternatif yang lain.

Contoh :


Karena Wajahnya yang terlihat awet muda, orang - orang bingung apakah zilal berumur 25 atau 19 Tahun. Ternyata, diKTP tertulis bahwa dia berumur 25 tahun. oleh karena itu, Zilal bukan berumur 19 Tahun.

4. Entinem

Entimen merupakan sebuah silogisme yang dipendekan. Jadi entimen adalah kesimpulan dari silogisme. Namun, sebenarnya, entimen ini bukanah paragraf, akan tetapi lebih terlihat seperti sebuah kalimat kesimpulan. 

Contoh :

Karena mendapatkan langgaran dari lawannya maka randy mendapatkan tendangan bebas ke gawang lawan.



Paragraf Induktif :
1.     Generalisasi:  Pola paragraph yang bersifat mengembangkan kalimat 

Setelah dilakukan penyuluhan tentang bahaya infeksi silang kepada seluruh tenaga medis yang bekerja di rumah sakit mitra sehat, sekitar 85% tenaga medis mengaku lebih waspada terhadap infeksi silang tersebut. Mereka mulai meningkatkan pemakaian alat pelindung diri seperti sarung tangan, masker dan apron sebelum berhadapan dengan pasien demi mencegah penularan penyakit dari pasien maupun sebaliknya. Sisanya sekitar 15%  mengaku masih malas menggunakan alat pelindung diri karena dianggap terlalu repot. Dari survey tersebut diketahui bahwa sebagian besar tenaga medis telah sadar tentang pentingnya penggunaan alat pelindung diri untuk mencegah penularan penyakit infeksi silang. 


2.     Analogi : Paragraph yang membandingkan dua objek yang kurang lebih sama
                   Salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan berat badan pada bayi premature adalah dengan metode kantong kangguru. Metode ini mengharuskan ibu untuk selama mungkin menggendong bayi didadanya. Selama menggendong, ibu tidak diperbolehkan memakai bra agar kontak kulit antara ibu dan bayi terjadi. Metode ini memanfaatkan hangat dari kulit ibu agar suhu bayi premature tetap stabil. Selain itu, juga memudahkan dalam proses menyusui. Metode ini sama seperti induk kangguru yang juga menggendong anaknya yang masih bayi dikantong yang terletak di depan perutnya.

3.     Hubungan-Kausal : Paragraph yang menyatakan tentang SEBAB-AKIBAT atau AKIBAT-          SEBAB
 Penderita penyakit demam berdarah di desa Sukamaju sangatlah cepat, minggu ini tercatat sudah ada 8 warganya yang masuk rumah sakit karena terkena penyakit ini. belum lagi 2 minggu yang lalu ada 2 warga desa sukamaju yang meninggal karena telat dibawa kerumah sakit. Meningkatnya angka kejadian demam berdarah ini pun bukan tanpa sebab, lingkungan desa sukamaju memang sangat kumuh sehingga menyebabkan perkembangan nyamuk aedes aegypti  meningkat.






More aboutParagraf Dedutif & Induktif

Materi Pedoman Tugas Bahasa Indonesia 2

Diposting oleh Derri on Kamis, 10 Maret 2016








More aboutMateri Pedoman Tugas Bahasa Indonesia 2

Pembelajaran (catatan kaki dan Daftar pustaka)

Diposting oleh Derri on Selasa, 12 Januari 2016


Video dan Naskah Materi Catatan Kaki dan Daftar Pustaka

Kelompok: 5
Materi: Catatan Kaki dan Daftar Pustaka
Nama Anggota : 
  1. Arman Adyaksha (11113387)
  2. Bonar (11113775)
  3. Charlie Ariya (11113879)
  4. Derri Permana (12113197)
  5. Rizki Mauliana (17113984)
  6. Rizka Dewi (17113896)






Scene

Video

Narasi

Durasi

00.00 – 00.06

Intro Video

Muncul tulisanSelamat Menyaksikan”.

6 detik

00.07 – 00.40

Perkenalan kelompok

Muncul tulisanKelompok 4”.

15 detik

00.23 – 00.40

Materi yang dibawakan

Muncul kereta
yang mengeluarkan asap yang bertuliskan
Catatan Kaki dan Daftar Pustaka”, lalu dikahiri oleh gambar panah.

17 detik

00.41 – 01.00

Penjelasan materi
pertama.

Tangan menulisApa itu catatan
kaki?”, diakhiri dengan gambar kaki dan tanda tanya.

19 detik

01.01 – 01.20

Menjelaskan pengertian
catatan kaki

Muncul huruf-huruf
kelompok 4 membawa tuilisanAdalah daftar keterangan khusus yang ditulis dibagian bawah setiap lembaran atau akhir bab
karangan ilmiah”.

19 detik

00.21 – 00.37

Menjelaskan cara penulisan catatan kaki

Muncul pesawat membawa tulisan “Cara Penulisan Catatan Kaki”.

16 detik

00.38 – 00.53

Penjelasan materi
kedua

Ada dua sepeda bertabrakan, lalu muncul tulisanDaftar Pustaka”, lalu diakhiri dengan digunting dan terpisah.

15 detik

00.54 – 02.34

Menjelaskan pengertian
daftar pustaka

Muncul delman dengan membawa tulisanAdalah tulisan yang tersusun di akhir sebuah karya ilmiah yang berisi nama penulisan,
judul tulisan, penerbit, dan tahun terbit sebagai sumber atau rujukan seorang penulis”.


02.35 – 03.15

Menjelaskan cara penulisan daftar pustaka

  • Muncul tulisan “Cara Penulisan Daftar Pustaka”, lalu ada gambar tanda panah kanan kiri yang disentuh oleh jari.

  • Lalu muncul tulisan “1. Nama dituilis terbalik dan diurutkan sesuai abjad, 2. Tahun terbit, 3. Judul buku (ditulis miring), 4. Tempat terbit, 5. Nama penerbitsatu persatu.


03.16-03.45

Menjelaskan contoh
penulisan catatan kaki

  • Muncul tulisanContoh Penulisan Catatan Kaki”.
  • Lalu muncul buku yang terbuka, lalu diikuti contoh-contoh penulisan catatan kaki.

29 detik

03.46 – 05.00

Menjelaskan contoh
penulisan daftar pustaka

  • Muncul tulisanContoh Penulisan Daftar Pustaka”.
  • Lalu muncul buku yang terbuka, lalu diikuti contoh-contoh penulisan daftar pustaka.

14 detik

05.01 – 05.11

Ending Video

  • Muncul tulisanTerima Kasih”.
  • Muncul credit atau pembuatn video

10 detik
https://www.youtube.com/watch?v=ov6xj9pmZo4
http://www.catatan--hitam.blogspot.co.id/2016/01/video-materi-catatan-kaki-dan-daftar.html
 Hasil dari pembuatan kelompok kami


Judul   : Pengertian Diksi
Tema   : Mempelajari diksi dan dapat menggunakan dalam kehidupan sehari-hari
Aplikasi           : videoscribe
Musik  : Yiruma & Skullee – River Flows In You (A Love Note) (Original_Mix)

Scene 1: Opening (00:00 – 00:22)
Menampilkan Opening Big Boss.

Scene 2: Pengertian Diksi (00:22 – 01:20)
Kata merupakan salah satu unsur dasar bahasa yang sangat penting. Dalam memilih kata-kata, ada dua persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu :
1.      Ketepatan : dapat mengungkapkan apa yang ingin kita ungkapkan
2.      Kesesuaian : kecocokan antara kata-kata dengan kesempatan dan keadaan.

Scene 3: Contoh Abstrak dan Kongkrit (01:21 – 03:37)
1.      Keadaan kesehatan di lingkungan itu sangat memprihatinkan, hal ini terlihat dari banyaknya anak yang menderita cacingan, kudisan, dan kuorsior.
2.      Para mahasiswa mampu menyampaikan inspirasi lewat puisi, prosa, dan kegiatan-kegiatan lain karena adanya kebebasan yang diberikan pihak universitas.

Scene 4: Umum dan Khusus (03:38 – 06:05)
1.      Perlengkapan kantor yang baru dibeli itu hilang dicuri maling, seperti : komputer, printer, dan pemotong kertas.
2.      Penata bunga itu merangkai beraneka bunga seperti : melati, mawar, anyelir dan anggrek di meja panjang itu.
3.      Bentuk-bentuk surat dapat dilihat pada buku itu seperti: surat dinas, surat pajak, dan surat pribadi.

Scene 5: Denotasi dan Konotasi (06:06 – 08:23)
1.      Gadis itu bunga di desanya.
2.      Penata bunga itu sedang bekerja.
3.      Banyak kupu-kupu beterbangan di malam hari diatas kebun bunga nenek.
4.      Kupu – kupu malam itu ditangkap petugas  trantib.

Scene 6: Kata-Kata yang Memiliki Persamaan Dibeberapa Bagian (08:32 – 08:42)
a.       Sinonim: persamaan arti
b.      Antonim: lawan arti
c.       Homonim: bentuk dan bunyi sama, beda arti
d.      Homofon: bentuk beda, bunyi sama, beda arti
e.       Homograf: bentuk sama, bunyi dan arti beda
f.        Hiponim: kata turunan dari kata lainnya
g.      Hipernim: kata turunan yang merupakan bagian dari kata lainnya

Scene 7: Homonim (08:43 – 09:19)
Contoh kata:
-          Bang adalah panggilan untuk kakak laki-laki
-          Bank adalah tempat kita menabung

Scene 8: Credit (09:20 – 09:35)
Produser          :Achmad Ibnu Malkan
Kreatif             : Hastri P. Y & Hera Iriyanti
Ediror              : Adam Cholid & Hanif
 
More aboutPembelajaran (catatan kaki dan Daftar pustaka)